Selasa, 03 Mei 2016

Analisis Deskriptif. Mery Gita

BAB I
PEMBAHASAN
2.1.            Pengertian Statistik Deskriptif
Statistik deskriptif merupakan bidang ilmu statistika yang mempelajari cara-cara pengumpulan, penyusunan, dan penyajian data suatu penelitian. Kegiatan yang termasuk dalam kategori tersebut adalah kegiatan collecting atau pengumpulan data, grouping atau pengelompokan data, penentuan nilai dan fungsi statistik, serta yang terakhir termasuk pembutan grafik dan gambar (Andi, 2014).
2.2.            Pembagian Analisis Deskriptif
2.2.1.      Frequencies
Prosedur ini memberikan tabel frekuensi,ini biasanya digunakan untuk data kategori.Ada 3 sub menu disini,yaitu :
§  Statistics : Sub menu ini memungkinkan usir memilih sebagai pengukuran deskriptif seperti Man, median, stand deviasi, percentiles, dan lain sebagainya.
§  Charts    : Menu ini menyediakan chart submenu provides Bar Chart dan Pie chart untuk data kategoris dan histograf untuk data kuantitatif.
2.2.2.      Deskriptive
Ini digunakan untuk data continu yang biasa disebut data tipe interval dan skala. Prosedur            ini memberika opsi untuk menghitung pengukuran deskriptif seperti Mean, Median, modus dan sebagainya.

2.2.3.      Explore
Statistics : Sub menu ini berisi pengukuran deskriptif yang tersedia di DESCRIPTIVE PROCEDURE.
Plot : memberikan beberapa plot grafis seperti : histogram dan plot moralitas.
Options : sup ini memungkinkan usir untuk menentukan sebagaimana data yang hilang akan di perlukan.
2.2.4.      Crosstab
Prosedure ini untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih menggunakan form Cross tabulation. Prosedur ini memiliki 4 sub menu,yaitu :
§  Statistis : Sub menu ini menyediakan beberapa Test statistik untuk analisis data kategoris termasuk tes Chi-square, korelasi spearman dan lain sebagainya.
§  Cell : Sub menu ini memungkinkan user memilih informasi yang ditampilkan di tabel Output Format memilih urutan dari kategori pada output.
§  Ratio : menyediakan ringkasan statistik seperti(median, Mean, modus, S.d, ) untuk menentukan rasio antara dua variabel skala.
2.2.5.      Probability Plot
Plot probabilitas P-P dan Q-Q digunankan untuk menentukan apakah distribusi tabel di data sesuai distribusi yang ditentukan atau tidak. Jika variabel mencocoki distribusi Test, maka plot probabilitas akan mengelompok pada garis lurus.
2.3.            Hasil Pengolahan
a.       Frequencies
Ø  Tabel frekuensi
·      Jenis Kelamin
Jenis Kelamin

Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
Laki-laki
24
48.0
48.0
48.0
Perempuan
26
52.0
52.0
100.0
Total
50
100.0
100.0

Gambar 2.3.1 (Tabel frekuensi jenis kelamin)
Interpretasi :
Dapat dilihat bahwa pada data tersebut terdapat 24 orang laki-laki dan 26 orang perempuan dengan jumlah keseluruhan yaitu 50. Dengan persentasi 48 % laki-laki, 52% perempuan dan jumlah keseuruhan 100%.
·         Pekerjaan
Pekerjaan

Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
Petani
15
30.0
30.0
30.0
Pedagang
17
34.0
34.0
64.0
Wirausaha
18
36.0
36.0
100.0
Total
50
100.0
100.0

Gambar 2.3.2 (Tabel frekuensi pekerjaan)
Interpretasi :
Pada 50 orang yang memiliki persentase 100%, terdapat 15 orang petani yaitu 30 %, pdagang 17 orang yaitu 34 %, dan wirausaha 18 orang yaitu 36 %.
Pendidikan

Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
SD
16
32.0
32.0
32.0
SMP
16
32.0
32.0
64.0
SMA
18
36.0
36.0
100.0
Total
50
100.0
100.0

·         Pendidikan


Tabel 2.3.3 (Tabel frekuensi pandidikan)
Interpretasi :
Dari 50 orang dengan persentase 100 %, terdapat 16 orang atau 30% yang lulan SD, 16 rang atau 30 % lulusan SMP dan 18 orang atau 36 % lulusan SMA.
Ø  Bar Chart
·         Jenis Kelamin
Gambar 2.3.4 ( Bar chart jenis kelamin)
Interpretasi :
Pada data tesebut terdapat lebih dari 50 % orang yang berjenis kelamin perempuan dan sisinya adalah berjenis kelamin laki-laki.
·         Pekerjaan
Gambar 2.3.5 (Bar chart pekerjaan)
Interpretasi :
Data tersebut menunjukkan  pekerjaan dari 50 orang tersebut terdapat 30 % seorang petani, 34 % seorang pedang dan 36 % seorang wirausaha.
·         Pendidikan
Gambar 2.3.6 (Bar chart pendidikan)
Interpretasi :
Dari data tersebut terdapat dari 50 orang dengan persentase 100 %, terdapat 32% yang lulan SD, 30 % lulusan SMP dan 36 % lulusan SMA.
b.      Descriptives
·         Penghasilan per bulan

Descriptive Statistics

N
Range
Minimum
Maximum
Sum
Mean
Std. Deviation
Penghasilan per bulan
50
999997
1
999998
36750868
735017.36
246988.991
Valid N (listwise)
50









In

Gambar 2.3.7 (Tabel deskriptif penghasilan perbulan)
Interpretasi :
Pada data  tersebut pada penghasilan perbulan nilai terendah yaitu 54367 dan maksimum 999998.
c.       Explore
·         Penghasilan per bulan
Descriptives

Statistic
Std. Error
Penghasilan per bulan
Mean
735017.36
34929.518
95% Confidence Interval for Mean
Lower Bound
664823.87

Upper Bound
805210.85

5% Trimmed Mean
756529.56

Median
805844.00

Variance
61003561602.317

Std. Deviation
246988.991

Minimum
1

Maximum
999998

Range
999997

Interquartile Range
378807

Skewness
-1.115
.337
Kurtosis
.824
.662
d.       
Gambar 2.3.Gambar 2.3.8 (Table explore Penghasilan per bulan)
Interpretasi :
Dari data penghasilan perbulan untuk 50 orang memiliki rata-rata penghasilan 735017.36 pengahasilan maksimum  999998 dan nilai minimal 1.
·         Penghasilan per bulan
Gambar 2.3.9 (Box plot penghsilan per bulan)
Interpretasi :
Penghasilan laki-laki per bulan lebih besar memiliki data yang tidak simetris dan median yang lebih tinggi, sedangkan penghasilan untuk perempuan terlihat data yang simetris dan nilai median yang rendah.


e.       Crosstabs
·         Pekerjaan
Jenis Kelamin * Pekerjaan Crosstabulation
Count

Pekerjaan
Total
Petani
Pedagang
Wirausaha
Jenis Kelamin
Laki-laki
12
6
6
24
Perempuan
3
11
12
26
Total
15
17
18
50
Gambar 2.3.10 (Tabel crosstab pekerjaan)
Interpretasi :
Dari  data tersebut menunjukkan orang yang berjenis kelamin laki-laki 12 orang bekerja sebagai petani, 6 orang pedagang dan 6 orang wirausaha. Untuk yang berjenis kelamin perempuan 3 orang bekerja sebagai petani, 11 orang sebagai pedagang dan 12 orang bekerja sebagai wirausaha. Sehingga jumlah keseluruhan petani adalah 15 orang, pedagang 17 orang dan 18 orang wirausaha.
·         Pendidikan
Jenis Kelamin * Pendidikan Crosstabulation
Count

Pendidikan
Total
SD
SMP
SMA
Jenis Kelamin
Laki-laki
9
5
10
24
Perempuan
7
11
8
26
Total
16
16
18
50
Gambar 2.3.11 (Tabel crosstab Pendidikan)
Interpretasi :
Dari  data tersebut menunjukkan orang yang berjenis kelamin laki-laki  9 orang yang lulusan SD, 5 orang  SMP dan 10 orang SMA. Untuk yang berjenis kelamin perempuan 7 orang lulusan SD, 11 orang SMP dan 8 orang SMA. Sehingga jumlah keseluruhan yang lulus SD adalah 16 orang, SMP 16 orang dan 18 orang SMA.
·         Pekerjaan
Gambar 2.3.12 (Histogram pekerjaan)
Interpretasi :
Pada data tersebut terlihat pada pekerjaan petani lebih banya dilakukan oleh laki-laki dibandingkan dengan perempuan, untuk pekerjaan pedang lebih banyak dikerjakan oleh perempuan disbanding laki-laki dan wirausaha lebih banyak dikerjakan oleh perempuan.
Histogram jenis kelamin dan pendidikan.


·         Pendidikan
Gambar 2.3.13 (Histogram pendidikan)
Interpretasi :
Pada data tersebut terlihat pada tingkat pendidikan SD  lebih banyak laki-laki dibandingkan dengan perempuan, untuk SMP lebih banyak oleh perempuan dibanding laki-laki dan SMA  lebih banyak oleh laki-laki.



BAB II
KESIMPULAN
2.1.             Kesimpulan
Statistik deskriptif merupakan bidang ilmu statistika yang mempelajari cara-cara pengumpulan, penyusunan, dan penyajian data suatu penelitian. Kegiatan yang termasuk dalam kategori tersebut adalah kegiatan collecting atau pengumpulan data, grouping atau pengelompokan data, penentuan nilai dan fungsi statistik, serta yang terakhir termasuk pembutan grafik dan gambar.
2.2.            Saran
Dalam penggunaan analisis deskriptif ini hendaklah mengetahui semua fungsi dari menu analisis agar saat melakukan analisa data dapat mendapatkan hasil yang memuaskan dan sesuai dengan keinginan.
\


DAFTAR PUSTAKA
Andi. 2014. STATISTIK DESKRIPTIF. http://www.academia.edu/4907739

/STATISTIK_DESKRIPTIF. Di akses tanggal 06 April 2016. Palu

Dari berbagai sumber di Internet